ABD vs Cochlea Implant

Keywords: ABD, cochlea implant / implan koklea / CI / operasi rumah siput, terapi mendengar / auditori verbal, TAV / AVT, intervensi dini, habilitasi, terapi wicara, kemampuan verbal, tuna rungu

Pilih pakai alat bantu dengar (ABD) atau operasi rumah siput (cochlea implant, CI)?
Tentu saja soal kualitas ada perbedaan antara ABD vs CI. Tapi dalam kenyataannya ada hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan untuk pilih ABD atau CI — bukan semata-mata soal beaya. Dan rasanya memang tidak perlu mempertentangkan keduanya.

Saya pernah lihat anak tunarungu yang menjalani operasi CI tapi kemampuan verbalnya minim. Sebaliknya juga pernah ketemu anak CI yang kemampuan verbalnya mendekati anak normal. Katanya juga ada anak ABD yang kemampuan verbalnya sangat bagus, bahkan bisa berkomunikasi via telepon. Tentu saja juga banyak anak ABD yang kemampuan verbalnya minim.

Sama-sama pakai ABD, kemampuan verbalnya beda. Sama-sama operasi CI, kemampuan verbalnya juga beda. Jadi tampaknya faktor utama penentu kemampuan verbal anak tuna rungu bukan pada alat yang dipakai (ABD vs CI). Hal inipun diakui oleh beberapa terapis TAV dan orang tua anak CI.

Faktor yang lebih menentukan adalah terapi-nya. Pada umur berapa mulai pakai ABD (atau menjalani operasi CI), dan langsung diikuti terapi mendengar (TAV) yang ulet. (Ada yang menggunakan istilah: intervensi dini dan habilitasi.)

Mengapa intervensi dini sangat penting? Karena, kata penelitian, usia optimal untuk perkembangan kemampuan audiologi seorang manusia ada batasnya, hanya kira-kira sampai usia 5-6 tahun — berbeda dengan kemampuan intelektual yang masih berkembang sampai usia dua puluhan (kan banyak orang kuliah).

Dan mengapa terapi/habilitasi sangat penting? Karena anak tunarungu (sejak lahir) sama sekali belum pernah mendengar. Kalaupun sekarang bisa mendengar (entah karena pakai ABD atau CI), bukan berarti ia langsung mengerti apa yang didengarnya. Ia harus dilatih untuk mengenali, membedakan dan memahami suara yang didengarnya, hingga selanjutnya bisa mengucapkannya — begitu prinsip dasar terapi mendengar. (Dan jika perlu dibantu terapi wicara untuk pengucapannya)

Jadi, pilih pakai ABD atau CI? Pilih terapi yang bagus! (by: papa Ellen)

Ke Halaman Depan

Tags: , , , , , ,

6 Responses to “ABD vs Cochlea Implant”

  1. lalawmutiara Says:

    ikut nimbrung lagi nih. setuju, sedikit mau tambahin ya
    1. Faktor intelegesia anak yang juga sangat mempengaruhi kemampuan bicara, krn saya pernah bertemu dgn anak yg menggunakan ABD analog krn intelegensianya tinggi maka dia dapat berkomunikasi 2 arah dengan baik
    2. Pemilihan ABD yang sesuai & cocok dengan kebutuhan anak juga mempengaruhi perkembangan anak berkomunikasi, mungkin salah satu caranya (yang kami lakukan) sebagai orang tua kita juga harus mempunyai pengetahuan ttg ABD yaitu dengan cara mempelajari spesifikasi teknis ABD (dapat didownload di website semua produsen ABD)
    3. intensitas pemakaian ABD, makin tinggi ketergantungan dan kesadaran pemakaian ABD (sudah tentu yg sesuai & cocok dengan anak) maka akan semakin cepat dan baik anak kita berkomunikasi
    semoga bermamfaat

  2. yefvie Says:

    Terima kasih pak utk masukannya. Soal ABD, Ellen pernah rugi waktu 1 tahunan karena hasil tes bera pertama ternyata kurang tepat. Hanya tepat di frekuensi tinggi tapi kurang tepat di frekuensi suara (rendah-sedang) sehingga ABD yang dipakai kurang membantu (walaupun sesuai hasil test). Setelah test ulang di berbagai frekuensi barulah ketahuan level dB yang tepat, lalu beli ABD baru yg sesuai, dan hasilnya mmg beda…

  3. denys Says:

    Saya nimbrung juga
    Anak saya ditest bera di umur 4 th hasilnya 0, tetapi begitu di audiometri pendengaran dia berkisar 50, baik telinga kanan atau kiri, kemudian pakai alat bantu dengar sampai sekarang umur 6 tahun, ternyata hasilnya gak maksimal, padahal sudah mendatangkan ahli terapi AVT/TAV, mohon saran bagi teman2 yang punya masalah sama. Adakah pengobatan alternatif yang lain. Karna anak saya menurut diagnosa adalah ada saraf yang kena akibat kebanyakan obat waktu bayi. Perlu teman2 ketahui anak saya minum obat flek dan antibiotik selama 2,5 tahun terus tanpa berhenti.
    MOHON SARAN DARI TEMAN-TEMAN SEMUA……. KAMI HAMPIR PUTUS ASA….. Trims.

  4. gradien Says:

    silakan lihat reply di http://tunarungu.wordpress.com/2008/01/30/abd-vs-cochlea-implant-vs-terapi

    bpk/ibu yang hendak menulis komentar silakan di blog http://tunarungu.wordpress.com — papa ellen

  5. lornacabrina Says:

    SALAM HANGAT NIH FRIENDS..
    KESUKSESAN ADALAH HASIL DARI SEBAB YANG DIJALANKAN
    DALAM HAL INI KETEPATAN DAN KESESUAIAN DARI HASIL BERA, TES AUDIMETRI, FITING ALAT, THERAPI, DUKUNGAN ORATU DAN SEGENAP KELUARGA DAN LINGKUNGAN TERDEKAT, DAPAT MEMBANTU ANAK TUNA RUNGU BISSA MENDENGAR DAN BERBICARA.
    DAN INI DIPERLUKAN INFORMASI DAN ACTION PARENT.
    KESIMPULAN DAN KEPUTUSAN DALM MEMILIH Abd DAN THERAPY YA ITU HARUS DIJALNKAN DENGAN KONSERN.

    ANAK SAY TERDETEKSI USIA 3 TAHUN DAN MEMAKAI ABD DIGINAL, SEKARANG SUDAH SD KELAS ! USIA 6.5 TAHUN .DIA DAPAT BERBICARA DAN MENDENGAR LAYAKNYA NORMAL.
    SALAM

    REPLY >>
    trimakasih atas sharingnya…

    —–
    Untuk selanjutnya silakan ke http://tunarungu.wordpress.com
    —–

  6. Tunarungu « SLB Karangampel Indramayu Says:

    […] ABD vs Cochlea Implant […]

Comments are closed.


%d bloggers like this: